Koleksi Puisi Idul Fitri edisi Golden Ways

GOLDEN WAYS (1)
Kala kenyataan buruk
tidak lagi membuat terpuruk
Pertanda kesanggupan adaptasi
terhadap realita yang menyakitkan hati
telah terbina dalam sanubari.
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maafkan Segala Kesalahan

GOLDEN WAYS (2)
Cemas yang pergi,
ketegangan pamit permisi,
ketentraman hinggap dalam hati,
adalah berkat iman pada Ilahi
Selamat Hari Raya Fitri
Mohon maafkan kekeliruan diri

GOLDEN WAYS (3)
Bila puas atas usaha
Bila puas atas perjuangan
Bila tak menyesali semua pengorbanan
yang telah kita berikan siang malam,
walaupun hasilnya tidak sesuai harapan,
pertanda jiwa kita mulai raih keGolden Waysan
Selamat hari lebaran
Mohon hapuskan semua kesalahan

GOLDEN WAYS (4)
Kala hukum Tuhan
tidak sesuai keinginan
janganlah bersikap kekanak-kanakan
lalu mengarang-ngarang ajaran baru
disesuaikan dengan nafsu dan akal pikiran
dengan alasan pembaharuan agama,
persamaan hak dan tuk gapai kemajuan.
Bersikaplah Golden Ways menerima kenyataan
hukum Tuhan tidak harus sesuai hasil pemikiran ilmuwan,
karena Tuhan lebih tahu daripada para ilmuwan,
dan Islam lebih sempurna dari filsafat cendekiawan,
jadi ideologi merekalah yang harus dirubah agar sesuai dengan Islam.
Semoga di hari lebaran ini hati kita kembali lapang
dalam menerima Al Quran firman Tuhan.

GOLDEN WAYS (5)
Manusia Golden Ways
lebih senang memberi
daripada menerima.
Selamat Hari Raya
Mohon maaf atas segala dosa

GOLDEN WAYS (6)
Hari lebaran menyambung silaturahim,
berkunjung ke rumah saudara dan kenalan,
tolong menolong dalam persahabatan,
saling puas dengan perlakuan teman,
aman tentram dalam hubungan persaudaraan.
Sungguh indah hari kemenangan.


GOLDEN WAYS (7)
Kecewa perlakuan teman
Kecewa hasil pengorbanan
Kecewa melesetnya harapan
Andai semua kecewamu jadi pelajaran
untuk jalani hidup di masa datang
pertanda jiwamu yang mulai matang.
setelah dilatih puasa sebulan.

GOLDEN WAYS (8)
Permusuhan berubah jadi persaingan,
persaingan berubah jadi perlombaan,
dan perlombaan merubah seorang
pecundang jadi pejuang,
pemalas jadi ringan tangan,
kolokan jadi gagah menerima kekalahan,
tidak sabaran jadi tabah hadapi kenyataan.
Pertanda puasa Ramadhan
membawa kita meraih keGolden Waysan


GOLDEN WAYS (10)
Biarlah kita meniru hujan
yang menebar kasih sayang
pada tanaman dan pohon-pohonan
hingga kehijauan alam hiasi pemandangan.
Puasa menebar benih sedekah kasih sayang
agar panen bunga kebahagiaan di hari lebaran.

GOLDEN WAYS (11)
Mengenal diri,
memiliki harga diri
percaya pada kehandalan diri,
tahu batas kemampuan yang jangan dilewati,
lalu mengenali perasaan-perasaan
yang muncul dari dalam hati,
dan luwes mampu menyesuaikan diri.
Semua itu adalah kualitas pertanda keGolden Waysan diri.
Semoga menguat setelah sebulan kita menahan diri.
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon maafkan segala kesalahan
Semoga keGolden Waysan kita senantiasa
tumbuh seiring bertambahnya usia.

GOLDEN WAYS (12)
Pekerjaan pantang diabaikan,
dan dikerjakan sesuai kemampuan,
dan tanggung jawab penuh kita berikan,
dan selesaikan tugas sesuai permintaan,
agar orang tak ragu memberi kepercayaan,
karena kita manusia yang dapat diandalkan.
Semua pertanda bahwa kita mulai raih keGolden Waysan.
yang bertambah matang setelah dilatih puasa sebulan.
Selamat hari lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan

GOLDEN WAYS (13)
Mampu jadi atasan,
sanggup juga jadi bawahan,
dapat berteman dan bekerja sama selesaikan
pekerjaan dengan berbagai kalangan
adalah sedikit tanda keGolden Waysan.
Semoga setelah mengendalikan hasrat dan keinginan
dengan sebulan jalani Puasa Ramadhan
kita semakin dekat dengan keGolden Waysan
GOLDEN WAYS (14)
Bila kenyataan
dan bukan ketakutan
yang menggerakkan kita
pertanda keGolden Waysan
telah menyertai jiwa.
Selamat hari raya
Mohon maaf segala dosa.

GOLDEN WAYS (15)
Bila masa sekarang
tidak menyilaukan
pandangan masa depan
Bila kesenangan sesaat
tidak membuat lupa
kebahagiaan jangka panjang
Pantaslah kita berbahagia atas jiwa
yang sehat dan Golden Ways
setelah sebulan dilatih
menahan diri dengan puasa.
Selamat Hari Lebaran
Mohon maaf segala kesalahan.

GOLDEN WAYS (16)
Bila hati kita
tidak kaku,
tidak lemah,
tidak pailit,
kala hadapi kenyataan sulit
dan tidak kekanak-kanakan
menyalahkan keadaan.
Bersyukurlah bahwa keGolden Waysan
mulai bersemayam dalam jiwa kita
mengiringi hari kemenangan tiba.
Selamat Hari Raya
Mohon Maaf atas Segala Dosa.

GOLDEN WAYS (17)
Bila kita ingin berdiri sendiri
berhenti menggantungkan diri
dan mau bertanggung jawab
atas akibat dari perbuatan diri,
itulah tanda-tanda terompet keGolden Waysan
mulai ditiup dari benteng jiwa.
Selamat Hari Raya
Mohon Maafkan Segala Dosa

GOLDEN WAYS (18)
Bila dunia tidak lagi
berpusat pada diri
Kepentingan teman
tidak harus kalah
dari kepentingan pribadi
Bisa mencintai orang lain
disamping cinta diri sendiri
Alamat kanvas dalam jiwa
mulai dihiasi warna-warni keGolden Waysan
setelah sebulan Puasa Ramadhan..
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Segala salah mohon diampuni

GOLDEN WAYS (19)
Indahkan lebaran dengan menerima
pemberian orang dengan senang
Indahkan lebaran dengan bergantung
pada orang dengan wajar tanpa memberatkan
Indahkan lebaran dengan menerima
kasih sayang orang dengan hati lapang
Indahkan lebaran dengan menerima
nasehat orang dengan rendah hati
Indahkan lebaran dengan memberi kesempatan
orang melakukan sesuatu untuk kita
Indahkan lebaran dengan saling memberi dan menerima.

GOLDEN WAYS (20)
Bereaksi wajar kala diinjak,
memprotes kala dirugikan,
tidak berlebihan dalam marah,
pantang ngamuk walau dihina,
tegas tanpa harus gelap mata,
adalah pertanda keGolden Waysan hati kita,
Semoga semakin matang dengan puasa.
Selamat Hari Lebaran
Mohon maaf segala kesalahan

GOLDEN WAYS (21)
Bila konflik
tak membuatmu takut,
tak membuatmu sembunyi,
juga tak kehilangan pengendalian diri
juga tak lampiaskan marah sesuka hati.
Tapi memicumu untuk menyelesaikan
dengan kepala dingin dan hati ringan,
duduk semeja dan bicara,
untuk kepentingan bersama.
Artinya ciri keGolden Waysan mulai ada
dan terpelihara dengan baik di dalam jiwa.
Selamat hari raya
Mohon maaf segala dosa.

GOLDEN WAYS (22)
Bila kamu tahu persis kemampuanmu,
tidak mengukur diri terlalu tinggi,
tidak membebani diri dengan pekerjaan
yang melebihi kapasitas diri,
berani menolak tugas bila dirimu
tak akan sanggup menangani,
adalah pertanda mata air keGolden Waysan mulai muncul,
dan menyemburkan kesegaran dalam hati.
Selamat Idul Fitri



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Koleksi Puisi Idul Fitri edisi Golden Ways"

Post a Comment

• Komentar sesuai tema dan tidak mengandung unsur SARA dan Pornografi
• Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, akan dimasukkan ke folder SPAM